PGMI FAI UMPO Perkuat Komitmen Mencetak Guru Madrasah Unggul melalui Program Beasiswa Santri LPPD Jawa Timur 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pesantren melalui peluncuran “Program Beasiswa Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jawa Timur Tahun 2026” yang diselenggarakan pada Rabu, 10 Juli 2026. Program strategis ini menyediakan 1.100 kuota beasiswa santri yang bekerja sama dengan 63 perguruan tinggi mitra, baik untuk jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), maupun Doktor (S3).
Kegiatan launching yang berlangsung di Surabaya tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, para pimpinan perguruan tinggi mitra, serta pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan pengembangan pesantren. Dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo, hadir Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Dr. Rido Kurnianto,M.Ag, yang turut mengikuti rangkaian kegiatan peluncuran program dan penandatanganan kerja sama.
Program Beasiswa LPPD Jawa Timur merupakan salah satu bentuk investasi pemerintah daerah dalam membangun generasi pesantren yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing global. Selain memberikan akses pendidikan tinggi pada berbagai jenjang, program ini juga membuka peluang bagi santri untuk menempuh pendidikan pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta melanjutkan studi ke perguruan tinggi internasional, termasuk Al-Azhar University.
Dalam kesempatan tersebut, turut dilaksanakan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) antara LPPD Jawa Timur dengan perguruan tinggi mitra sebagai bentuk komitmen bersama dalam penyelenggaraan program beasiswa santri tahun 2026. Penandatanganan kerja sama ini menjadi landasan resmi bagi pelaksanaan program, mulai dari proses seleksi, pembinaan akademik, pendampingan mahasiswa penerima beasiswa, hingga evaluasi keberlanjutan program.
Salah satu program studi yang memperoleh kuota dalam Program Beasiswa Santri LPPD Jawa Timur 2026 adalah Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Kepercayaan yang diberikan kepada PGMI FAI UMPO menunjukkan pengakuan terhadap kualitas akademik dan kontribusi program studi dalam menyiapkan calon guru madrasah yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan pendidikan abad ke-21.

Keikutsertaan PGMI FAI UMPO dalam program ini memiliki nilai strategis dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar Islam. Dengan kurikulum yang integratif, program studi ini tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, tetapi juga menguatkan nilai-nilai keislaman, literasi, kepemimpinan, serta keterampilan berpikir kritis yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan modern.
Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Dr. Rido Kurnianto, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada Universitas Muhammadiyah Ponorogo sebagai salah satu mitra penyelenggara Program Beasiswa LPPD. Menurutnya, program ini merupakan langkah nyata dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi santri sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan SDM pesantren yang unggul dan berdaya saing.
Beliau menegaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Ponorogo siap berkontribusi secara maksimal dalam mendampingi dan mengembangkan potensi para penerima beasiswa agar menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, wawasan keislaman yang moderat, serta komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Dengan terlaksananya peluncuran program dan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama tersebut, diharapkan Program Beasiswa Santri LPPD Jawa Timur 2026 dapat menjadi instrumen strategis dalam mencetak generasi pesantren yang berpendidikan tinggi, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi secara nyata bagi kemajuan pendidikan, pembangunan daerah, serta peradaban bangsa di masa depan. Keterlibatan PGMI Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Ponorogo dalam program ini sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam mendukung transformasi pendidikan dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keislaman dan keilmuan.