Perkuat Budaya Riset, FAI UMPO Bekali Dosen dan Mahasiswa Strategi Publikasi Bereputasi Nasional dan Internasional
Ponorogo – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) menggelar Kuliah Tamu bertajuk “Strategi Menembus Jurnal Bereputasi Nasional dan Internasional” di Ruang Meeting Lantai 2 UMPO pada Kamis (5/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FAI UMPO dalam meningkatkan kapasitas akademik dosen dan mahasiswa, khususnya di bidang penelitian dan publikasi ilmiah.
FAI UMPO menghadirkan Dr. Rahmad Hakim, S.HI., M.MA., dosen Program Studi S1 Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Malang sekaligus pengelola Jurnal Al-Falah yang telah terindeks Scopus, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Dr. Rahmad menjelaskan berbagai strategi yang dapat dilakukan akademisi untuk menghasilkan artikel ilmiah yang mampu bersaing pada jurnal bereputasi nasional maupun internasional.

Dr. Rahmad Hakim menekankan pentingnya memilih topik penelitian yang memiliki unsur kebaruan (novelty), menyusun artikel secara sistematis, memanfaatkan referensi mutakhir, serta menentukan jurnal yang sesuai dengan fokus penelitian. Menurutnya, banyak artikel ilmiah yang gagal dipublikasikan bukan karena lemahnya kualitas penelitian, melainkan karena ketidaksesuaian dengan ruang lingkup jurnal tujuan dan kurangnya pemahaman terhadap standar publikasi internasional.
“Penulis perlu memahami karakteristik jurnal yang dituju sebelum mengirimkan naskah. Selain kualitas substansi penelitian, kemampuan menulis akademik, etika publikasi, dan komunikasi ilmiah juga menjadi faktor penting untuk menembus jurnal bereputasi,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Agama Islam UMPO, Dr. Katni, M.Pd.I., menyampaikan materi bertajuk “Kiat Meneliti dan Menulis Jurnal Bermutu”. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa penelitian yang berkualitas harus berangkat dari permasalahan nyata, didukung landasan teori yang kuat, serta menghasilkan temuan yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian persoalan masyarakat.
Dr. Katni menegaskan bahwa artikel yang ditujukan untuk jurnal internasional bereputasi harus memenuhi sejumlah kriteria akademik, seperti memiliki kebaruan penelitian, kontribusi ilmiah yang jelas, metodologi yang kuat, serta relevansi dengan perkembangan ilmu pengetahuan global. Selain itu, artikel juga harus ditulis sesuai standar publikasi internasional agar mampu bersaing di tingkat dunia.
Beliau juga menjelaskan bahwa tren pendanaan penelitian saat ini semakin diarahkan pada kajian yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan program prioritas nasional Asta Cita. Oleh karena itu, para peneliti didorong untuk mengembangkan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Penelitian yang berpeluang memperoleh pendanaan adalah penelitian yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global,” ujarnya.
Melalui kegiatan kuliah tamu ini, FAI UMPO berharap dapat memperkuat budaya akademik, meningkatkan produktivitas penelitian, serta mendorong lahirnya publikasi ilmiah berkualitas dari dosen dan mahasiswa. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen FAI UMPO dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi melalui penguatan riset dan publikasi yang berdaya saing di tingkat nasional maupun global.