Belajar Langsung dari Praktisi Filantropi Islam, Mahasiswa Ekonomi Syariah UMPO Kunjungi LAZISMU Kota Malang
Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) Silaturahmi dan Studi Kelembagaan di LAZISMU Malang, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempelajari secara langsung praktik pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan filantropi Islam yang dikelola secara profesional.
Kegiatan diikuti mahasiswa semester II dan IV dengan didampingi dosen Program Studi Ekonomi Syariah, yaitu Dr. Fatkhur Rohman Albanjari, S.E., M.E., Jihan Nabila Zahara, S.E., M.SEI., dan Nugraheni Fitroh Rezqi Syakarna, S.Si., M.E. Sebelumnya, rombongan telah melaksanakan Company Visit ke PT Yakult Indonesia Persada sebagai bagian dari rangkaian pembelajaran lapangan.
Dalam sambutannya, Dr. Fatkhur Rohman Albanjari menegaskan bahwa mahasiswa Ekonomi Syariah perlu memahami implementasi konsep ekonomi Islam secara nyata, tidak hanya melalui teori di ruang kelas.
“Melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat melihat bagaimana prinsip zakat, infak, sedekah, dan pemberdayaan masyarakat diterapkan dalam tata kelola lembaga yang profesional dan dipercaya publik,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Setelah sesi perkenalan dan ice breaking, mahasiswa mengikuti seminar mini yang disampaikan oleh Dian Adiwibowo, S.E. mengenai strategi pengelolaan LAZISMU Malang. Materi meliputi penghimpunan dana, pendayagunaan zakat, pengembangan program pemberdayaan masyarakat, hingga strategi membangun kepercayaan publik.
Mahasiswa memperoleh wawasan bahwa keberhasilan lembaga filantropi tidak hanya bergantung pada besarnya dana yang dihimpun, tetapi juga pada tata kelola organisasi, inovasi program, transparansi, dan profesionalisme dalam mengelola amanah masyarakat. Salah satu hal yang menarik perhatian peserta adalah capaian penghimpunan dana LAZISMU Malang yang telah mencapai miliaran rupiah, sekaligus target pengembangan yang terus ditingkatkan setiap tahunnya.

Ketua panitia, Itsna Akromatul Azizah, mengungkapkan bahwa studi kelembagaan ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami praktik filantropi Islam secara langsung.
“Kami tidak hanya belajar tentang zakat dan filantropi dari teori, tetapi juga melihat bagaimana sebuah lembaga mengelola amanah masyarakat secara profesional. Pengalaman ini menjadi bekal yang sangat berharga bagi kami,” katanya.
Selain memperkaya wawasan akademik, kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan kompetensi organisasi. Seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan secara mandiri oleh pengurus HIMA, mulai dari perencanaan, komunikasi dengan mitra, hingga pelaksanaan di lapangan. Pengalaman tersebut melatih kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, serta manajemen organisasi mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa semakin memahami bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat apabila dikelola secara amanah, inovatif, dan profesional. Perpaduan kunjungan ke dunia industri di PT Yakult Indonesia Persada dan studi kelembagaan di LAZISMU Malang memberikan pengalaman belajar yang komprehensif mengenai penerapan ilmu Ekonomi Syariah, baik pada sektor bisnis maupun filantropi Islam.
Ekonomi Syariah UMPO terus menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) guna membentuk lulusan yang kompeten, adaptif, berintegritas, serta siap berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan filantropi Islam di Indonesia.