20 Mahasiswa PGMI UMPO Ikuti Studium Generale dan Launching Pusat Riset Pesantren Jawa Timur
Sebanyak 20 mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), penerima beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2026, mengikuti kegiatan Studium Generale sekaligus Launching Pusat Riset Pesantren Jawa Timur.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur tersebut berlangsung pada Kamis, 10 September 2026, bertempat di Islamic Centre Provinsi Jawa Timur, Jalan Dukuh Kupang Nomor 122–124, Surabaya.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Kehadiran para mahasiswa penerima beasiswa dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam kegiatan yang mengangkat penguatan pendidikan, pesantren, serta pengembangan riset di Jawa Timur.
Dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor II UMPO, Dr. Hadi Sumarsono, S.E., M.Si., serta pendamping dari Fakultas Agama Islam, Riyanto, S.Pd.I., M.Pd.I.
Keikutsertaan mahasiswa baru PGMI UMPO dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk mendapatkan wawasan baru, tetapi juga menjadi pengalaman akademik dan sosial yang berharga. Para mahasiswa dapat berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah sekaligus mengenal lebih jauh berbagai program pengembangan pesantren dan pendidikan di Jawa Timur.
Salah seorang mahasiswa penerima beasiswa, Nida’ul Salsabila, mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan Studium Generale memberikan banyak ilmu dan pengalaman baru yang bermanfaat bagi mahasiswa.
“Hari ini saya sangat senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini. Banyak ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan. Selain itu, saya juga senang bisa bertemu langsung dengan Ibu Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” ujar Nida’ul.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga para penerima beasiswa tidak hanya memperoleh bantuan pendidikan, tetapi juga mendapatkan ruang untuk menambah wawasan, pengalaman, dan jejaring.
“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Semoga kami sebagai penerima beasiswa dapat terus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan yang menambah pengalaman dan wawasan, sehingga nantinya dapat menjadi bekal untuk berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, keterlibatan mahasiswa PGMI UMPO dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih luas kepada mahasiswa. Pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui forum akademik, interaksi sosial, dan kegiatan yang mempertemukan mahasiswa dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kapasitas akademik, memperluas wawasan tentang pendidikan dan pesantren, serta mampu memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya.
Kegiatan Studium Generale dan Launching Pusat Riset Pesantren Jawa Timur tersebut sekaligus menjadi momentum bagi mahasiswa baru PGMI UMPO untuk mengawali perjalanan akademiknya dengan pengalaman yang inspiratif dan berorientasi pada pengembangan diri serta kontribusi bagi pendidikan di masa mendatang.